Kembali

Pétungan Laku ing Mangsa; Memahami Langit dan Pertanda Alam melalui Papan Kalender Tradisional Jawa

Ayu Dipta Kirana, Aliffia Marsha Nadhira

Tentang Publikasi

Sistem penanggalan tradisional Jawa, seperti pranatamangsa, pawukon, dan penggunaan papan sangatan, mencerminkan pengetahuan masyarakat Jawa dalam mengamati fenomena alam dan pergerakan langit serta memaknai hubungan manusia dengan lingkungannya. Perhitungan waktu tidak hanya berfungsi sebagai penanda hari, tetapi juga dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan (laku) dan menjaga keselarasan hubungan manusia, alam, dan Tuhan. Namun, pengetahuan serta keterampilan untuk membaca dan memahami sistem penanggalan tersebut menghadapi tantangan pewarisan antargenerasi. Dalam konteks ini, kajian koleksi menjadi penting bukan hanya untuk mendokumentasikan objek dan pengetahuan yang berkaitan dengannya, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan pengetahuan tersebut.